Tuesday, 30 June 2015

Nunchaku Sebagai Media Hiburan




Nunchaku adalah senjata beladiri asli okinawa yang saat ini memang memiliki penggemar yang sangat banyak. Pencintanya pun beragam mulai dari pria, wanita, remaja, orang tua, bahkan sampai anak-anak, gemar bermain senjata tersebut. Double stick dan ruyung merupakan beberapa sebutan untuk nunchaku, senjata ini terdiri dari dua buah tongkat yang biasanya terbuat dari kayu yang dihubungkan dengan tali ataupun rantai. Pada saat pertama kali kemunculannya, tongkat kayu yang digunakan memiliki bobot yang cukup berat, namun sekarang seiring berjalannya waktu kini nunchaku telah menjelma tak hanya menjadi senjata yang dikenal mematikan tetapi juga alat sebagai media hiburan.

Pada sebuah pertunjukan yang menampilkan nunchaku, biasanya menggunakan senjata yang memiliki bentuk, warna, dan keunikan tersendiri nan beragam. Seperti nunchaku dengan lampu LED yang pada saat dimainkan dapat memberikan efek kilauan-kilauan cahaya yang indah. Nunchaku siul yang pada bagian ujungnya dipasangi peluit sehingga pada waktu dimainkan menghasilkan bunyi-bunyian yang menarik. Ada juga nunchaku api  yang pada bagian ujung-ujung senjata tersebut dililiti sumbu dan dimainkan saat dalam keadaan api menyala sehingga permainanpun terlihat ekstrim.

Di Surabaya sudah banyak komunitas-komunitas nunchaku yang tampil menghibur dalam berbagai acara, semisal pada perayaan malam tahun baru 2015 kemarin di Taman Bungkul. INC surabaya, komunitas nunchaku yang tampil memukau pada acara tersebut. Suatu hiburan menarik yang jarang dijumpai di Surabaya aksi menarik mereka ditutup dengan pertunjukan nunchaku api yang membuat takjub para penontonnya.

Kini nunchaku tak hanya dikenal sebagai senjata beladiri yang mematikan, namun apabila dimainkan dengan piawai maka sentaja tersebut pun dapat menjadi salah satu hiburan yang cukup menarik.

Friday, 19 June 2015

Cara Mudah Membuat Nunchaku Kayu Sendiri




Kali ini saya akan berbagi cara mudah untuk membuat Nunchaku kayu dengan konektor tali.
Pertama yang harus kita lakukan adalah menyiapkan alat dan bahan, untuk bahan dapat disesuaiakan dengan kegunaan Nunchaku yang ingin kita buat. Semisal jika kita ingin Nunchaku yang berat (fight style) dapat digunakan kayu yang berat pula seperti Meranti, kayu besi, kayu kelapa dan jenis kayu lainnya yang cukup berat. Sedangkan bila kita menghendaki Nunchaku mempunyai berat yang ringan (biasanya untuk free style) namun tetap kuat dan tidak mudah rusak kita dapat menggunakan kayu rotan. Untuk konektor / penghubung dapat menggunakan tali prusik dengan diameter sedang + 3mm, tali yang biasa digunakan untuk membuat simpul pada kegiatan panjat tebing. klik disini (untuk mengetahui perbedaan nunchaku freestyle dan nunchaku fightstyle pada tulisan sebelumnya). Kemudian kita bisa menyiapkan alat –alat yang akan digunakan seperti  gergaji, bor, tata, palu, gunting, kertas gosok, kikir kayu, penggaris, dan alat tulis.
Berikut langkah kerja dalam pembuatan nunchaku :
  1. Persiapkan kayu yang akan dibuat Nunchaku, kemudian ukur masing-masing 30cm lalu potong dengan gergaji besi.
  2. Berilah tanda pada kayu seperti pada gambar yang nantinya akan dilubangi. Setelah bagian kayu yang akan dilubangi diberi tanda dapat langsung kita bor.
  3. Kemudian tata pada daerah dalam antar lubang untuk tempat tali agar ketika dipasang, tali tidak terlalu terlihat menonjol. (agar lebih jelas, lihat foto diatas)
  4. Kikir masing-masing bagian bawah kayu sampai berbentuk setengah lingkaran / agar tidak terlihat menyudut, kemudian haluskan kayu dengan kertas gosok.
    (salah satu bagian kayu yang sudah dikikir/dihaluskan)
  5. Kita juga bisa mengecat 2 buah kayu yang hampir jadi sebuah nunchaku agar terlihat lebih menarik.
  6. Rakit nunchaku dan masukkan tali mengikuti alur seperti yang terdapat pada gambar ilustrasi diatas. Masukkan simpul ikatan tali kedalam salah satu lubang yang ada pada kayu agar terlihat lebih rapi. Nunchaku buatan tangan kita sendiri pun jadi dan bisa langsung untuk dimainkan.
 Terima kasih karena telah membaca tulisan saya kali ini, kami menunggu kritik, saran ataupun pertanyaan dari sahabat pembaca demi terciptanya tulisan yang lebih baik dikemudian harinya.